Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Bidang II - Peningkatan Cadangan Karbon

SubBidang:

  1. Rehabilitasi Hutan dan Lahan
  2. Mangrove

Aforestasi dan Reforestasi

Periode Pelaksanaan

Juli 2023 – Desember 2025

Total Alokasi Anggaran

Rp 460.000.000.000,-

Sumber Pendanaan

Dana Kerjasama Indonesia – Norwegia Tahap Kesatu

  1. Pelaksanaan Aksi Mitigasi RHL
  2. Pendorong Kegiatan RHL
  3. Penguatan Kelembagaan
  4. Pengoptimalan Peran IPTEK
  5. Monitoring
  6. Terlaksananya Aksi Implementasi Mangrove
  1. Dokumen RTnRHL pada 38 provinsi;
  2. Dokumen rancangan teknis penanaman seluas 14.700 ha
  3. Penanaman di dalam kawasan hutan dan luar kawasan hutan (1.380 Ha di dalam kawasan dan 900 di luar kawasan (Total 14.700 Ha))
  4. Dokumen rencana rehabilitasi perairan darat
  5. Dokumen Rencana Teknis Pembuatan Bangunan Gully Plug dan Dam Penahan (1.750 Dokumen Rantek Pembangunan KTA)
  6. Dokumen rancangan teknis penanaman mangrove (300 ha)
  7. Penanaman mangrove (300 ha)
  8. Peningkatan kapasitas KTH dan masyarakat
  1. Informasi, komunikasi dan forum multi pihak yang berkelanjutan untuk mendorong aksi perubahan iklim di Hutan Produksi dan Hutan Lindung;
  2. Peningkatan kapasitas untuk aksi perubahan iklim di Hutan Produksi dan Hutan Lindung;
  3. Peningkatan pemahaman terhadap Praktik Pengelolaan Hutan Lestari;
  4. Pengembangan teknologi dan program investasi dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya Hutan produksi dan Hutan Lindung untuk mendukung FOLU Net Sink 2030;
  5. Kebijakan dan pedoman untuk mendukung aksi perubahan iklim di Hutan Produksi dan Hutan Lindung.
  1. Aceh (BPDAS Krueng Aceh)
  2. Sumatera Utara (BPDAS Wampu Sei Ular; BPDAS Asahan Barumun)
  3. Sumatera Barat (BPDAS Agam Kuantan)
  4. Riau (BPDAS Indragiri Rokan)
  5. Jambi (BPDAS Batanghari)
  6. Sumatera Selatan (BPDAS Musi)
  7. Lampung (BPDAS Way Seputih Way Sekampung)
  8. Kalimantan Selatan (BPDAS Barito)
  9. Kalimantan Tengah (BPDAS Kahayan)
  10. Kalimantan Barat (BPDAS Kapuas)
  11. Kalimantan Timur dan Utara (BPDAS Mahakam Berau)
  12. Jawa Barat (BPDAS Cimanuk Citanduy, BPDAS Citarum Ciliwung)
  13. Jawa Tengah (BPDAS Pemali Jratun; BPDAS Solo)
  14. DIY Yogyakarta (BPDAS Serayu Opak Progo)
  15. Jawa Timur (BPDAS Brantas)
  16. Bali (BPDAS Unda Anyar)
  17. NTB (BPDAS Dodokan Moyosari)
  18. NTT (BPDAS Benain Noelmina)
  19. Sulawesi Utara (BPDAS Tondano)
  1. Direktorat Jenderal PDASRH (5 Direktorat dan 22 UPT);
  2. Pemerinrah Daerah Provinsi;
  3. Masyarakat/Kelompok Tani Hutan;

Project Management Unit for Norway’s Contribution (PMU-NC) merupakan Tim Pengelola FOLU Net Sink 2030 Melalui Dukungan Dana Kerja Sama Indonesia Norwegia.

📍 Gedung Manggala Wanabakti
      Blok IV, Lantai 2
      Jakarta - 10270