Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Bidang II - Peningkatan Cadangan Karbon

SubBidang:

  1. Rehabilitasi Hutan dan Lahan
  2. Mangrove
Penguatan Solusi Berbasis Pendekatan Ekosistem (Advocating Ecosystem-based Approach/EBA) untuk Pencapaian Indonesia’s FOLU Net Sink 2030
Periode Pelaksanaan

Maret 2024 – Desember 2025

Total Alokasi Anggaran

Rp 18.000.000.000,-

Sumber Pendanaan

Dana Kerjasama Indonesia – Norwegia Tahap Kesatu

  1. Penguatan Kelembagaan;
  2. Pengoptimalan Peran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;
  3. Pemenuhan Kondisi Pemungkin.
  1. Modul dan policy brief Penyamaan Persepsi EbA dan NbS bagi Program FOLU Net Sink 2030 Indonesia
  2. Modul dan publikasi ilmiah Ecosystem-based Disaster Risk Reduction dan Climate Change Adaptation (Eco-DRR and CCA) yang mendukung Program FOLU Net Sink 2030
  3. Modul dan publikasi ilmiah Sustainable Land Restoration pada Lahan Kritis di Indonesia yang mendukung Program FOLU Net Sink 2030
  4. Modul Standar Basis Data Pendukung EbA dan FOLU Net Sink 2030
  5. Publikasi Ilmiah Basis Data Pendukung EbA dengan FGD Analisis Hasil Training yang Berkontribusi pada Pemetaan EbA dan Input pada Geospasial
  6. Modul Kajian Monitoring dan Evaluasi Indeksasi dan Integrasi Geoportal.
  7. Modul Kajian Indikator EbA
  8. Modul Ekstrasi Informasi Essential Biodiversity Variables (EBV) dan Essential Ecosystem Services Variables (EESV) menggunakan Integrasi Penginderaan Jauh dan SIG
  9. Peningkatan SDM Program Pascasarjana by Research (4 orang S2 (master) dengan tema Land Management dan 1 orang S3 (doctoral) dengan tema EcoDRR
  10. Publikasi Ilmiah Pemetaan Sumber Daya Alam dan Karbon di DAS serta Evaluasi EbA
  11. Kajian Landscape Dynamics dalam Pengelolaan Lingkungan Sumber Daya Alam Berkelanjutan
  12. Kajian Pemetaan Neraca Sumber Daya Alam dan Karbon di DAS Prioritas untuk mencapai FOLU Net Sink Indonesia 2030
  13. Kajian Prospeksi kapasitas bentang alam karst dalam sekuestrasi karbon baik organik dan organik di berbagai penggunaan lahan.
  1. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia terhadap pemetaan praktik baik di kawasan lahan dan hutan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kritis dan DAS Prioritas wilayah penelitian yang disepakati yang berorientasi pada Ecosystem-based Approach untuk mendukung ketercapaian FOLU Net Sink 2030;
  2. Pelibatan aktif para pihak dalam proses pelaksanaan penelitian yang difokuskan pada wilayah potensial contributor FOLU Net Sink 2030 melalui beragam bentuk forum diskusi yang tidak hanya bertujuan mengumpulkan data dari peserta namun juga berjalan dua arah, yaitu memberikan transfer ilmu dalam format training/bimbingan teknis maupun pelatihan;
  3. Pemanfaatan data yang optimal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam menganalisis kondisi landscape dynamic di wilayah penelitian yang disepakati untuk kondisi scenario pemodelan di masa mendatang;
  4. Mempersiapkan standar basis data yang baik untuk membangun national sciency policy sebagai penjelas dan pendukung narasi ketercapaian FOLU Net Sink 2030 Indonesia.
  1. DAS Kritis;
  2. DAS Prioritas di Provinsi Riau, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Jawa Tengah. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Provinsi Jawa Timur.
  1. Pemerintah Republik Indonesia;
  2. Pemerintah Provinsi Riau;
  3. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur;
  4. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah;
  5. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta;
  6. Pemerintah Provinsi Jawa Timur;
  7. Masyarakat Mitra Kerja Bidang FOLU.

Project Management Unit for Norway’s Contribution (PMU-NC) merupakan Tim Pengelola FOLU Net Sink 2030 Melalui Dukungan Dana Kerja Sama Indonesia Norwegia.

📍 Gedung Manggala Wanabakti
      Blok IV, Lantai 2
      Jakarta - 10270